646.663.1510
광고문의 646.663.1510

Lebih Sulit TKA Saintek atau IPS?

페이지 정보

profile_image
작성자 Latia
댓글 0건 조회 30회 작성일 26-01-30 06:27

본문


Kalimat ini jujur acap kali datang ke aku, apalagi dari anak-anak kelas 12 yang sedang siapin diri buat TKA. Ada yang bilang Saintek itu menakutkan karena ada Physics dan Kimia, sedangkan yang lain bilang Soshum ribet karena banyak hafalan. Jadi pada akhirnya, mana sih yang lebih susah?

TRI-R.-H-X-IPA-549x600-1.jpg

Kalau menurut aku, responnya: tergantung kamu lebih nyaman di mana. Tapi agar lebih gampang dimengerti, coba kita kupas satu-satu.


Apa Sih Bedanya Tes Akademik Saintek Sama IPS?


TKA Saintek seringnya berisi soal-soal Matematika, Fisika, Biologi, sama Kimia. Jadi cocok buat anak science yang udah akrab ngulik rumus dan percobaan.


Sedangkan, TKA Soshum lebih ke fokus Sejarah, Geography, Economy, sama Sociology. Anak social studies umumnya lebih pede di sini karena memang sudah terbiasa sama kajian sosial dan materi ekonomi.


Menurut riset dari UNJ (Sutanto, 2022), level kerumitan soal tes itu relatif sama. Tapi hal paling berpengaruh yang bikin terasa lebih berat atau mudah adalah persiapan belajar dan gaya berpikir siswa.


Kenapa Banyak yang Stuck di Matematika Tes Akademik?


Jujur aja, Matematika hampir selalu jadi beban. Bukan cuma di TKA Saintek, https://ngajarprivat.com/product/kursus-tka-di-singkawang/ bahkan di tes gabungan pun umumnya yang bilang bagian ini membuat kacau.


Aku pernah ngajarin adik kelas yang awalnya nilai Math TKA cuma 30-an. Setelah ikut kursus pribadi di platform belajar privat, dia baru sadar kalau masalahnya bukan nggak ngerti, tapi sering keliru di langkah sederhana. Tutor privat bisa langsung tahu titik lemah itu dan bener-bener ngasih trik cepat.


Dan bener aja, setelah 2 bulan, nilainya melonjak ke 70-an. Jadi, sering bukan soal cerdas atau nggak, tapi ada yang ngawasin detail kecil biar nggak terjadi lagi.


TKA IPS Juga Bukan Cuma Menghafal


Banyak yang salah paham kalau Soshum itu gampang karena tinggal diulang-ulang. Nyatanya nggak gitu. Misalnya di Ekonomi, ada banyak perhitungan yang butuh analisis juga.


Menurut penelitian Universitas Gadjah Mada (Handayani, 2021), siswa yang belajar IPS dengan metode ngobrol lebih mudah mengerti daripada cuma menghafal. Makanya pembimbing belajar yang ngerti cara ngajarin lewat cerita atau dialog bisa bikin materi lebih mudah diingat.


Di KoncoSinau.id, aku sempet nemu ada tutor yang ngajarin Sejarah bukan dengan cara "ini tahun sekian, ini nama tokoh," tapi bikin alur kayak lagi ngobrol. Ternyata jauh lebih gampang diingat.


Belajar Intensif Buat Tes Gabungan


Nah, kalau kamu milih tes gabungan, ya udah pasti siap: kamu bakal bertemu dengan dua dunia sekaligus. Dari cerita temenku yang ambil campuran, kuncinya adalah ngatur jadwal.


Biasanya mereka atur jadwal khusus, misalnya Senin-Rabu buat IPA, Kamis-Jumat buat Soshum. tutor biasanya juga bantu ngatur pola belajar gini biar nggak keburu burnout.


Di LapakGuruPrivat.com, ada opsi bimbel yang berbasis modul. Jadi bisa fokus ke bagian yang lebih kurang. Misalnya, kalau udah cukup kuat di Biology, bisa skip dan lebih banyak waktu ke Ekonomi.


Online atau Tatap muka, Mana yang Lebih Efektif?


Aku sendiri dulu sempet nyobain dua-duanya. tatap muka langsung memang lebih cocok buat diskusi panjang, tapi daring punya keunggulan kebebasan waktu. Bisa les malam-malam tanpa harus pergi jauh.


Menurut riset Harvard (Miller, 2020), efektivitas online learning bisa setara dengan tatap muka kalau kelasnya interaktif. Jadi bukan masalah platformnya, tapi gimana tutor bikin kelasnya seru.


Jadi, Les Privat Tes Akademik Itu Penting Nggak?


Kalau kamu niat banget mau dapet skor tinggi, aku sih jawabannya: iya banget. Les privat bikin kegiatan belajar lebih fokus, ada yang ngawasin, dan lebih gampang buat cek progres.


Terlebih buat tes ini, yang bakal jadi standar seleksi. Nggak heran makin banyak siswa cari support lewat platform kayak NgajarPrivat.com, KoncoSinau.id, dan LapakGuruPrivat.

댓글목록

등록된 댓글이 없습니다.