646.663.1510
광고문의 646.663.1510

Lebih Sulit Tes Kompetensi Akademik Saintek atau IPS?

페이지 정보

profile_image
작성자 Gabriela
댓글 0건 조회 12회 작성일 26-02-02 12:44

본문


Pertanyaan ini terus terang acap kali datang ke aku, apalagi dari teman-teman kelas 12 yang sedang nyiapin diri buat TKA. Banyak bilang Saintek itu horor karena ada Fisika dan Kimia, sedangkan yang lain protes IPS sulit karena penuh sama hafalan. Jadi sebenarnya, mana sih yang lebih susah?


Kalau menurut pendapatku, jawabannya: relatif kamu lebih nyaman di mana. Tapi supaya lebih gampang dimengerti, coba kita ulas satu-satu.


Apa Sih Bedanya TKA Saintek Sama IPS?


TKA Saintek umumnya materinya soal-soal Matematika, Fisika, Biology, sama Chemistry. Jadi cocok buat anak science yang udah terbiasa ngulik rumus dan percobaan.


Sedangkan, TKA Soshum lebih ke arah Sejarah, Geografi, Economy, sama Sosiologi. Anak social studies umumnya lebih pede di sini karena memang sudah familiar sama kajian sosial dan materi ekonomi.


Menurut riset dari Universitas Negeri Jakarta (Sutanto, 2022), level kerumitan soal TKA itu mirip. Tapi faktor utama yang bikin terasa lebih susah atau mudah adalah persiapan belajar dan pola pikir siswa.


Kenapa Banyak yang Mentok di Math TKA?


Jujur aja, Math hampir selalu jadi beban. Bukan cuma di TKA Saintek, bahkan di tes gabungan pun sering yang bilang bagian ini bikin otak ngeblank.


Aku pernah bantuin adik kelas yang awalnya nilai Matematika TKA cuma 30-an. Setelah ikut les privat di NgajarPrivat.com, dia baru ngeh kalau masalahnya bukan bodoh, tapi sering keliru di detail minor. guru les pribadi bisa langsung lihat titik lemah itu dan bener-bener ngasih trik cepat.


Dan nyata, setelah 2 bulan, nilainya meroket ke 70-an. Jadi, sering bukan soal hebat atau nggak, tapi ada yang ngawasin detail kecil biar nggak terjadi lagi.


TKA Soshum Juga Bukan Cuma Ingat-ingatan


Banyak yang salah kaprah kalau Soshum itu mudah karena tinggal diingat. Nyatanya nggak gitu. Contohnya di Ekonomi, ada banyak hitungan yang butuh pemikiran juga.


Menurut kajian Universitas Gadjah Mada (Handayani, 2021), siswa yang mempelajari IPS dengan pendekatan diskusi lebih cepat nangkep daripada cuma menghafal. Makanya pembimbing belajar yang paham cara ngajarin lewat storytelling atau dialog bisa bikin materi lebih mudah diingat.


Di platform belajar KoncoSinau, aku sempet ngeliat ada tutor yang menyampaikan Sejarah bukan dengan cara "ini tahun sekian, ini nama tokoh," tapi bikin kisah kayak lagi curhat. Ternyata jauh lebih gampang diingat.


Belajar Intensif Buat TKA Campuran


Nah, kalau kamu milih tes gabungan, ya udah pasti siap: kamu bakal ketemu dua dunia sekaligus. Dari cerita temenku yang ikut campuran, kuncinya adalah time management.


Biasanya mereka nyusun jadwal khusus, misalnya Senin-Rabu buat Saintek, Kamis-Jumat buat Soshum. Guru privat biasanya juga ngarahin susun strategi gini biar nggak kelelahan.


Di platform LapakGuruPrivat, ada opsi les yang sistemnya modul. Jadi bisa konsentrasi ke bagian yang lebih lemah. Misalnya, kalau udah pede di Biologi, bisa dilewatin dan lebih banyak waktu ke Ekonomi.


Online atau Tatap muka, Mana yang Lebih Efektif?


Aku sendiri dulu sempet nyobain dua-duanya. Les offline memang lebih enak buat diskusi panjang, tapi daring punya plus fleksibel. Bisa belajar malam-malam tanpa harus ribet transport.


Menurut riset Harvard (Miller, 2020), efektivitas online learning bisa hampir sama dengan belajar langsung kalau interaksinya aktif. Jadi bukan masalah platformnya, tapi gimana Guru Les Privat TKA di Pematang Siantar bikin kelasnya hidup.


Jadi, Kursus Privat TKA Itu Penting Nggak?


Kalau kamu sungguh-sungguh mau dapet skor tinggi, aku sih jawabannya: iya banget. bimbel personal bikin proses belajar lebih intensif, ada yang ngejaga, dan lebih gampang buat evaluasi.


Apalagi buat TKA, yang bakal jadi standar seleksi. Nggak heran makin banyak siswa nyari bantuan lewat platform kayak NgajarPrivat, KoncoSinau.id, dan LapakGuruPrivat.com.

댓글목록

등록된 댓글이 없습니다.